spiritualitas diri

Tips Sederhana Meningkatkan Spiritualitas Dalam Diri

Salah satu tantangan terbesar dalam menjalani hidup di zaman sekarang adalah stres dan tekanan yang muncul dari berbagai arah. Bagaimana tidak, dunia yang semakin terdigitaliasi menciptakan lingkungan yang semakin gesit, hiruk-pikuk, dan menuntut. Dalam tingkat personal, ini sering kali berarti bahwa manusia semakin lepas dan terpisahkan dari spiritualitas dalam dirinya.

Nah, maksudnya apa nih? Coba kalian tanyakan pada diri sendiri. Ketika ditanya, apa makna spiritualitas untukmu? Jawabnya apa? Seberapa paham kamu dengan spiritualitas? Tahukah kamu, kalau sebenarnya spiritualitas itu merupakan bagian yang sangat penting dalam membentuk jiwa raga yang sehat? Dalam artikel ini, kita akan membahas singkat makna spiritualitas, dan cara kamu bisa meningkatkannya.

Apa itu Spiritualitas?

spiritualitas diri

Ketika ditanya apakah kamu orang yang spiritual, apakah kamu akan menjawab ya karena rajin beribadah? Memang, spiritualitas dan religiusitas erat hubungannya. Tapi spiritualitas tidak hanya berbicara topik religi dan hubungan dengan Tuhan.

Buat orang yang sering merenungkan soal spiritualitas, tentu memiliki makna spiritual sendiri. Ada yang mungkin mendefinisikan spiritualitas diri dengan hubungan keagamaan, atau hubungan dengan Tuhan. Ada juga yang mengartikannya sebagai hal yang non-religi. Tapi, bagaimanapun kita mendefinisikannya, ada beberapa kesamaan hal yang selalu ada dalam definisi setiap orang.

Pertama, spiritualitas berkaitan dengan kepercayaan dan prinsip atau nilai besar dalam hidup seseorang. Kedua, prinsip tersebut memiliki hubungan penting dengan tingkat ketenangan batin dan kejernihan pikiran. Ketiga, spiritualitas lebih dari hanya sebuah perasaan dan pikiran belaka, namun juga termasuk ke dalam perilaku yang dilakukan. Misalnya, seseorang tidak bisa hanya ‘merasa’ dirinya spiritual, namun ia juga perlu merenungkan dan melakukan sesuatu yang spiritual untuk menunjukkan spiritualitasnya tersebut.

Artinya, spiritualitas itu merupakan bagian diri yang berhubungan dengan ketenangan batin dan kejernihan pikiran, yang didapat melalui perasaan, pikiran, pengalaman, dan perbuatan yang berkontribusi terhadap berkembangnya bagian tersebut

Fungsi Spiritualitas Diri Sebenarnya

Seperti yang disebutkan sebelumnya, spiritualitas yang baik mampu mencerminkan pikiran yang jernih dan batin yang tenang. Namun, fungsinya jauh dari hal tersebut. Dikarenakan spiritualitas juga tercerminkan dalam perilaku, spiritualitas yang baik juga bisa berfungsi sebagai alat untuk meningkatkan kualitas hidup, salah satunya dengan melakukan aktivitas yang membuat batin tenang, seperti membaca buku atau meditasi.

Memiliki spiritualitas yang tinggi juga memungkinkan manusia untuk terjauh dari tekanan dan stres dari menghadapi persoalan kompleks dalam hidup. Kita jadi lebih mudah menganalisa situasi, lebih mampu mengambil keputusan, serta menyelesaikan permasalahan dengan lebih asertif.

Ini dikarenakan, orang yang spiritualitasnya tinggi atau terlatih, tahu apa saja nilai yang ia pegang dan panuti. Ia tahu apa hal yang bisa membuat pikirannya jernih dan tidak terkorupsi pengalaman buruk. Misalnya, mencontek ketika ujian berpotensi mengundang rasa malu bila ketahuan, dan dihantui rasa tidak percaya akan kemampuan diri sendiri. Menjelek-jelekkan kolega di depan bos berpotensi mengundang rasa bersalah, dan dihantui rasa takut dicap buruk. Begitu juga dengan memberi janji palsu, berbohong, melakukan manipulasi, dan sejenisnya

Individu dengan spiritualitas yang baik paham bahwa emosi dan pikiran seperti itu hanya akan merusak diri dan mengganggu ketenangan batin, sehingga akan lebih terlindungi dari perilaku-perilaku tersebut.

Menurut Profesor Howell dari San Francisco State University, orang dengan spiritualitas tinggi umumnya lebih lapang dada, dermawan, optimis, dan mampu menikmati pengalaman hidup lebih baik.

Bagaimana Kita Bisa Meningkatkan Spiritualitas Diri

Tidak sulit sebenarnya untuk meningkatkan Spiritualitas. Manusia pada dasarnya sudah memiliki dorongan mendasar untuk mencari ketenangan batin dan menjauhkan diri dari pikiran ruwet.

Salah satu langkah pertama yang bisa kamu lakukan adalah berupaya untuk melihat suatu hal dari berbagai sudut pandang. Terkadang, keterpakuan pada satu cara berpikir, hidup, dan bertindaklah yang mengundang tekanan. Variasi sudut pandang akan menghadirkan solusi permasalahan yang lebih variatif juga, mempermudah penyelesaian masalah. Cobalah untuk berpikir terbuka ketika menghadapi masalah.

Selain itu, kenali nilai-nilai mendasar yang paling penting dalam hidupmu. Apa yang penting bagimu dalam hidup ini? Keluarga? Kesehatan jiwa-ragamu? Kemampuan dirimu untuk berbuat baik? Bila kamu bisa menganalisa dan menentukan apa yang penting dalam hidupmu, maka proses pengambilan keputusan bisa lebih mudah, karena kamu tahu apa yang sepatutnya kamu prioritaskan. Misalnya, untuk saya, anak dan keluarga lebih penting dibandingkan pekerjaan. Jadi bila ada urusan pekerjaan namun anak saya sakit, maka saya akan fokus menjaga anak langsung. Tanpa perlu ada dilemma untuk memilih salah satu.

Ketiga, spiritualitas itu hadir dari hubungan. Dua poin atas berkenan dengan hubungan kita dengan diri sendiri. Namun, perlu diketahui kalau spiritualitas juga behubungan dengan hubungan kita dengan orang dan tempat lain. Ada orang yang menemukan ketenangan dengan berbicara dengan pemimpin agama, atau seseorang yang dipandangnya bijak seperti orangtua atau guru.

Bahkan hubungan interpersonl yang mendalam seperti persahabatan atau pacaran juga sangat membantu. Begitu juga ketika mereka berkunjung ke tempat ibadah, atau ke alam lepas. Temukanlah tempat atau orang yang bisa membantu meningkatkan spiritualitas.

Bagaimana kamu bisa melakukan 3 hal tersebut dengan lebih baik? Meditasi merupakan latihan yang baik dalam mengolah dan mengatur pikiran. Selain itu, pikiran dan pengalaman baru akan membantu kita mendapatkan perspektif baru dalam hidup. Artinya, aktivitas seperti traveling ke tempat baru merupakan aktivitas yang baik untuk membantumu meningkatkan spiritualitas. Terakhir, tidak lupa untuk selalu menjaga baik tubuhmu, agar mampu memfasilitasi pemikiran jernih dan batin yang tenang.


Spiritualitas diri merupakan hal yang kompleks dan unik bagi setiap orang. Beberapa poin di atas hanya berfungsi untuk membantumu menemukan dan mencoba untuk meningkatkan spiritualitas diri kamu. Bagaimana kamu memaknai dan memanfaatkannya, kemudian menjadi tugas pribadi. Di dunia yang sibuk dan hiruk pikuk ini, terkadang spiritualitas diri menjadi satu-satunya alat untuk melindungi batin dari tekanan dan negativitas yang ditimbulkannya.

Share the article

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *