menjaga kesehatan

Dua Hal Penting dalam Menjaga Kesehatan Diri

Dalam postingan sebelumnya, saya membahas bagaimana kita bisa memahami dan mengambil manfaat dari motivasi. Kali ini, saya ingin membahas penerapannya dalam hal menjaga kesehatan diri. Baik itu olahraga, meditasi, atau makan makanan sehat, menjaga kesehatan merupakan salah satu hal yang paling sulit? Kira-kira mengapa ya? Nah, melalui artikel ini, saya akan mencoba menjawabnya.

Kesehatan bukan sekadar sebuah keinginan

menjaga kesehatan

Bila kamu ingin sehat, maka pendekatannya sudah kurang tepat dari awal. Kesehatan itu bukan dimulai dari suatu keinginan. Bukan sesuatu yang dicapai, melainkan perlu dimiliki. Menekankan pada naratif ‘ingin’ membuat otak merasa bahwa kesehatan bukan sebuah keharusan.

Padahal, kesadaran untuk sehat merupakan hal yang wajib. Untuk sehat, kita perlu selalu sadar (aware) akan apa yang dialami tubuh kita. Tidak perlu tahu sampai sangat mendetail, tapi cukup tahu bahwa jiwa dan raga bukan dalam kondisi prima. Sadar bahwa kita butuh istirahat, sadar bahwa kita terlalu lama bermain atau bekerja, dan sadar bahwa tubuh sedang haus, lapar, atau sakit.

Hanya dengan sadar selalu, kita bisa berusaha. Bila kita tidak sadar, maka kita akan jarang memikirkan atau bahkan mengambil tindakan. Ini merupakan masalah tujuan dalam hidup sehat: kita seringkali tidak memiliki tujuan konkret atau salah tujuan.

Dua tipe kesadaran dalam kesehatan

menjaga kesehatan
Untuk sehat, kita butuh kesadaran diri. Ada dua jenis kesadaran yang perlu selalu dipraktekkan di sini. Pertama, kesadaran diri akan kondisi, berupa gangguan yang dialami dan tingkat kesehatan tubuh. Kedua, adalah kesadaran tentang apa yang bisa dilakukan untuk merubah atau mempertahankan kondisi tersebut. Ini bisa kesadaran untuk lebih banyak minum air, makan sayur, jogging, belajar bela diri, dan berbagai tindakan lainnya.

Nah, setelah sadar akan dua hal ini, kita bisa mulai untuk sehat! Ironisnya, banyak sekali orang yang punya keinginan atau tujuan kesehatan, namun karena tidak punya kesadaran, jadi melenceng atau kehilangan arah. Banyak yang ‘ingin sehat’, ‘ingin menambah masa otot’, atau ‘ingin kurus’. Namun, biasanya, keinginan ini muncul sesaat, karena stimulasi-stimulasi lingkungan (melihat positifnya dari orang lain), dan bukan dari kesadaran. Biasanya, kesadaran dimulai dari pikiran seperti ‘Saya agak sulit bergerak dan mudah terengah-engah ketika naik beberapa anak tangga’ dan ‘mungkin saya harus mencoba olahraga aerobik’.

Tips ampuh untuk sehat!

menjaga kesehatanNah, setelah sadar, selanjutnya adalah benar-benar mengambil tindakan untuk sehat! Seperti yang disampaikan pada postingan saya sebelumnya, kita hanya separuh jalan ketika punya motivasi saja. Untuk mencapai tujuan, kita perlu benar-benar melaksanakannya. Dalam hal kesehatan, setelah melaksanakannya, kita perlu mempertahankannya secara konsisten

Ada ratusan atau bahkan ribuan cara untuk tetap bisa konsisten menjalankan perilaku menjaga kesehatan. Namun, dalam artikel ini, saya ingin membagikan cara yang paling mudah dan ampuh. Cara ini tidak memakan terlalu banyak tekad, dan tidak mendatangkan kelelahan fisik dan jiwa ketika memikirkan kesehatan.

Cara tersebut adalah mengandalkan kekuatan sosial. Carilah teman, sahabat, atau keluarga, siapapun yang bersedia untuk melakukan rutinitas kesehatan bersama. Bisa makan sehat dengan meal prep atau juicing, meditasi, sepeda, atau nge-gym bareng. Alasannya, memiliki partner dalam melakukan ini akan memperbesar kesuksesan untuk tetap konsisten berkali-kali lipat.

Peneliti dari University of Pennsylvania melakukan penelitian terhadap 3 kelompok mahasiswa yang tergabung dalam sebuah gym kampus. Untuk memotivasi mereka, masing-masing kelompok diberi stimulasi. Kelompok pertama diberi video promosi gym, kelompok kedua diberi video motivasional, dan kelompok ketika disuruh mencari pasangan untuk menemani ngegym.

Setelah beberapa bulan, mereka menemukan, video promosi dan motivasional awalnya memiliki pengaruh, namun pelan-pelan menurun efeknya dalam mendorong orang untuk tetap ngegym. Justru kelompok ketiga yang tetap memiliki konsistensi untuk menjaga kesehatan. Ini menunjukkan pentingnya dukungan sosial, atau antar dukungan sosial dalam menjaga konsistensi mencapai tujuan.


menjaga kesehatan

Perlu diketahui, tidak ada kunci emas atau peluru perak yang bisa membuat kita selalu termotivasi dan menjadi bugar begitu saja. Butuh kerja keras untuk sehat. Namun, kerja keras untuk menjaga kesehata itu akan lebih mudah digunakan ketika kita memiliki kesadaran akan masalah, apa yang harus dilakukan, serta teman untuk bantu menjalani prosesnya.

Share the article

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *