Panduan Mengajarkan Skill yang Tepat Sesuai Usia Si Kecil

Hello loyal readers! Beberapa bulan lagi, anak bungsu saya akan menjadi anak TK.  Rasanya melihat dia masih bayi terus padahal.. haha. Melihatnya tumbuh kembang setiap hari, tentu membuat hati saya senang. Tapi di saat yang bersamaan juga membuat saya heran dan terkejut, karena waktu berlalu begitu cepat. Soalnya, usia anak, terutama di masa-masa awal kehidupan, bertambah dan membawa perubahan dengan sangat cepat dibandingkan dengan orang dewasa!

Bayangkan saja, lima tahun dari sekarang, si kecil yang berusia 2 tahun sudah bisa berbicara jelas ke sekolah, berlari, berenang, dan melakukan banyak hal pada usia ketujuh. Kemudian bandingkan seseorang yang berusia 32 tahun. Saat ia berusia 37, yang berubah mungkin adalah kehidupan sosial dan kemampuan kognitifnya saja dibandingkan dirinya 5 tahun yang lalu.

Perubahan yang cepat ini juga berarti kita tidak boleh menyia-nyiakan waktu! Terutama pada 10 hingga 12 tahun usia pertamanya, si kecil bisa belajar baaaanyak sekali! Nah, infografis di bawah ini bisa membantu mommy readers untuk lebih paham, apa saja yang cocok untuk diajarkan pada si kecil di usia tertentu!


Semoga infografis di atas membantu ya! Tapi, ingat bahwa tidak semua anak sama, sehingga jangan dibandingkan! Infografis di atas hanya menunjukkan usia anak untuk belajar sesuatu yang tepat menurut teori. Kemungkinan besar pasti ada anak yang lebih cepat dalam belajar satu hal, dan lebih lambat di hal yang lain.

Kuncinya adalah bersabar ya mommies! Jangan dipaksa apabila belum siap anaknya. Kalau anaknya sudah bosan dan bisa, langsung move on ke hal lain juga boleh kok. Lagi pula, yang di atas hanyalah beberapa aktivitas atau kemampuan umum. Banyak lagi yang bisa diajarkan selain hal-hal ini!

Share the article
error

Leave a Comment