Big Five

Lupakan Tes Lain, Yuk Kenalan dengan Teori Kepribadian Big Five!

Hai loyal readers! Apa kabar? Tampaknya menyenangkan nih kalau kita bahas sedikit teori Psikologi. Di sini, saya ingin menjelaskan sedikit tentang trait (sifat) kepribadian dalam bentuk Infografis!

Teori yang dibahas kali ini adalah teori OCEAN atau Big Five Personality Traits yang dikemukakan oleh Costa dan McCrae pada tahun 1970. Dua ilmuwan ini menganggap bahwa semua manusia itu punya kesamaan, dan memiliki setidaknya 5 sifat mendasar. Akan tetapi, berbeda manusia, berbeda pula ‘kadar’ atau tinggi rendahnya sifat-sifat ini.

Mengapa saya ingin mencoba untuk memperkenalkan ini? Tujuannya adalah untuk lebih dalam memahami bagaimana Psikologi bekerja. Sebagai ilmu, Psikologi menjunjung tinggi konsep validitas dan reliabilitas dari riset. Reliabilitas berarti tingkat sesuatu bisa diandalkan, baik cara maupun hasilnya. Sementara, validitas menunjukkan bahwa apa yang kita ukur, sesuai dengan apa yang ingin kita ukur.

Jangan pusing dulu! Sebagai contoh, apabila ingin mengukur lingkar pinggang. Mungkin alat yang digunakan adalah meteran kain. Alasannya pasti karena meteran kain bisa beri tahu seberapa panjang lingkar pinggang kita. Artinya, meteran kain adalah alat ukur yang dapat diandalkan! Mungkin kita bisa menggunakan pensil atau jengkal untuk mengetahui ukuran lingkar pinggang, tapi tentu lebih akurat menggunakan meteran kain bukan?

Tentu, meteran kain tersebut harus punya angka yang menunjukkan ukuran sentimeter atau inci. Dari sana baru kita bisa tahu seberapa panjang lingkar pinggang kita. Apabila tidak, maka tidak bisa digunakan untuk mengukur panjang yang sebenarnya. Dengan kata lain, meteran merupakan alat yang valid mengukur panjang! Timbangan? Speedometer? Tentu bukan alat yang valid.

Apa hubungannya dong dengan kepribadian?

Nah, untuk yang belum sadar. Bayangkan seberapa sulit mengukur hal yang tidak tampak seperti kepribadian. Apalagi bila diukur dengan hal yang tidak bisa diandalkan, atau alat yang salah. Kamu bisa salah tangkap dan salah mengerti terhadap kepribadian diri kamu sendiri!

Di post sebelumnya, saya pernah menyinggung test seperti MBTI. Itu lho, test yang mengkategorisasikan diri kamu menjadi 16 tipe. Hasilnya bisa “INTJ” atau “ENFP” misalnya, yang masing-masing punya julukan. Tapi tahukah kamu, kalau kebanyakan test MBTI hanya bisa mengukur kepribadianmu saat itu saja? Hasilnya dapat mudah berubah dalam waktu 3-6 bulan. Sehingga, kepribadian diri kamu sebenarnya tidak tergambarkan dengan jelas. Valid sih, memang mengukur kepribadian, tapi sama sekali tidak dapat diandalkan! Bayangkan kalau lingkar pinggangmu sama, tapi meteran kain yang kamu gunakan selalu berubah-ubah hasilnya. Kepribadian itu lebih kokoh dari lingkar pinggang kok. Bahaya kalau tiap 3-6 bulan berubah.

Big Five
”ENTJ” sering disebut sebagai karakter yang cocok menjadi pemimpin
Sumber: 16personalities

Nah, itu dia masalah dalam uji kepribadian yang mainstream. MBTI yang digunakan banyak institusi saja masih belum bisa diandalkan, apalagi tipe kepribadian cairan (sanguinis, melankolis, dkk).

Masuklah ke dalam uji kepribadian yang digunakan oleh banyak praktisi. Berbeda dengan tes kepribadian kategori, tes kepribadian Big Five mengukur sifat individu dalam suatu dikotomi. Bagaimana individu bertindak dan berpikir dapat dijelaskan dengan tinggi dan rendahnya trait atau sifatnya. Tes ini sudah sering lolos uji coba banyak ahli soal reliabilitasnya. Baik dalam bentuk soal berbeda, diuji ulang, diuji dalam dua waktu yang berbeda, atau diuji oleh penguji berbeda, hasilnya selalu konsisten!

Untuk yang penasaran dan pengen tahu, yuk coba lihat infografis di bawah ini. Tahukah kenapa saya menyebutnya teori kepribadian OCEAN di awal?

Big Five

Kamu bisa mencobanya secara online di sini. Belum tentu sah ya hasilnya, karena tidak diadministrasikan oleh ahli. Nah, hal yang membuat konsep OCEAN begitu banyak digunakan adalah cara dibuatnya. Tanpa menyebut terlalu banyak detil, OCEAN dibuat berdasarkan studi terhadap ratusan bahkan ribuan sifat, sikap, perilaku dan pola pikir manusia.

Dari berbagai wawancara dan observasi dari generasi ke generasi, para ahli melakukan uji coba terhadap sifat mana yang paling umum dan terdapat pada semua manusia, dan terhadap perilaku apa sifat tersebut memiliki hubungan. Setelah studi jangka panjang, maka akhirnya berhasil diturunkan ke dalam 5 faktor di atas! Beda dengan MBTI yang tujuan awalnya adalah untuk mengelompokkan pekerja dan karyawan berdasarkan kecocokkan kerjanya pada zaman perang dunia. Inilah yang membuat OCEAN jauh lebih bisa diandalkan!

Apakah sudah dicoba? Bagaimana hasilnya? Semoga kamu menjadi semakin kenal dan paham dengan dirimu sendiri ya! Ingat, untuk hasil yang lebih akurat dan tepat, kamu bisa meminta administrator tes Psikologi dan ahli Psikometri untuk menguji dirimu. Tentu, ada biaya yang harus disediakan! Namun, pastilah lebih worth it daripada tes-tes online!

Share the article
error

Leave a Comment